Pemerintah Kota Palembang resah dengan maraknya penangkapan ikan di Sungai Musi, di saat pemerintah lagi gencar-gencarnya menyebar bibit ikan di sungai itu.

Yang jadi soal, penangkapan ikan dilakukan secara ekstrem, dengan menyetrum, bahkan tak jarang pakai racun maupun bom.

“Ini tentu saja merusak habitat ikan, apalagi yang masih bibit” ujar Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kota Palembang Sudirman Tegoeh, Selasa (4/9), di kantor wali kota. 

 

" />
Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Palembang
   SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN KOTA PALEMBANG   
Bahasa
Bahasa Inggris
Bahasa Indonesia
ym
Waktu Palembang
ym
Jadwal Sholat
Palembang
Imsak04:33 WIB
Subuh04:43 WIB
Syuruq05:58 WIB
Dzuhur12:02 WIB
Ashar15:18 WIB
Maghrib18:04 WIB
Isya19:12 WIB
2°59'LS, 104°47'BT
Ketinggian : 10 m
Arah kiblat : 65°27' (U-B)
ym
Pengunjung
Tahun ini3800
Bulan ini22
Hari ini13
Online1
22115
Sejak : 03/11/2009
ym
Kalender
SEPTEMBER 2014
S S R K J S M
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30          
             
ym

Portal Nasional Republik Indonesia

Kementerian Kehutanan RI

Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kota Palembang

LPSE

ym
Beranda > Berita > Pemerintah Kota Palembang

Pemerintah Kota Antisipasi Penangkapan Ikan

07/09/2012 10:21:09 WIBOleh : Admin DP2K

Pemerintah Kota Palembang resah dengan maraknya penangkapan ikan di Sungai Musi, di saat pemerintah lagi gencar-gencarnya menyebar bibit ikan di sungai itu.

Yang jadi soal, penangkapan ikan dilakukan secara ekstrem, dengan menyetrum, bahkan tak jarang pakai racun maupun bom.

“Ini tentu saja merusak habitat ikan, apalagi yang masih bibit” ujar Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kota Palembang Sudirman Tegoeh, Selasa (4/9), di kantor wali kota. 

 

Perlengkapan menangkap ikan oleh oknum pun kian canggih dan bermodal. Saat menyetrum, misalnya, mereka tak lagi menggunakan baterai atau aki, “Tapi sudah pakai genset. Ini kan sangat berbahaya. Bisa merusak ekosistem di sungai,” kata Sudirman.

Mengantisipasi hal ini, dalam waktu dekat pemerintah akan membentuk tim pemantau sekaligus pengaman perairan Sungai Musi dari penangkapan ikan ilegal. Tim itu terdiri dari satuan polisi pamong praja, dinas pertanian, perikanan dan kehutanan, Polairud, Pangkalan Laut, Polresta Kota Palembang.

Sebetulnya, kata Sudirman, tim ini sebelumnya sudah terbentuk. Tapi, karena keterbatasan anggaran kerjanya tidak maksimal. Karena itu, anggaran untuk tim pemantau ini akan diusulkan lagi di APBD Perubahan tahun ini.

Sudirman menambahkan, untuk mengantisipasi pencurian ikan, pihaknya juga akan memperbanyak jaring apung milik warga di Sungai Musi.

Sudirman mengatakan, pencurian ikan dikenakan sanksi berat, sesuai undang-undang penangkapan ikan. “Dendanya Rp 2 miliar atau kurungan badan 5 tahun,” ujar Sudirman.

Selain karena pencurian dengan setrum, bom, racun atau sejenisnya, ikan-ikan di Sungai Musi, seperti ikan Belida, Gabus, Nila, Patin, bisa mati karena limbah bahan bakar kapal yang melintas di sungai kebanggan wong Palembang ini.

“Musim kemarau kan sungai musi mendangkal. Nah, akibatnya baling-baling kapal yang lewat terkena lumpur sungai sehingga meracuni ikan,” ujar Sudirman.

Sebelumnya, Wali Kota Palembang Eddy Santana juga menyoroti soal maraknya penangkapan ikan di Sungai Musi menggunaan bahan peledak, setrum, dan racun.

“Tindakan ini sudah melanggar undang-undang, dan harus disanksi. Karena, sudah menyebabkan kerusakan lingkungan,” ujarnya.

 

sumber : Bulletin Metropolis

Share

Berita Lainnya

Komentar
Kirim Komentar
Nama:
E-Mail:
Komentar:
   
Masukan kode pada gambar di atas:
  
Komentar terbaru (Belum ada komentar yang masuk)
ym
Telepon Penting
Kebakaran113, 312011
Ambulans118
Polisi110
SAR355111
RSMH354088
ym
Kurs Mata Uang

Data Kurs tidak bisa diambil.

ym
Cuaca

Data Cuaca tidak bisa diambil.

ym
SMS Online
Kirimkan pesan singkat / SMS ketik : dp2k <spasi> isi pesan anda kirim ke 0812-714-4000

Belum ada SMS yang dipublikasikan

ym
Alamat Kantor
Jln. TP.H. Sofyan Kenawas
Komp. RPH Gandus
Palembang 30129
Telp. 0711-445554
Fax. 0711-441551
email : dp2kpalembang@gmail.com
ym

Kementerian Kehutanan RI   Provinsi Sumatera Selatan   Pemerintah Kota Palembang   Kementerian Kelautan dan Perikanan RI   Kementerian Pertanian RI   LPSE  

© 2006 - 2009 Pemerintah Kota Palembang